Senin, 23 September 2013

Masa Lalu yAng Indah tapi Benci

 
      ketika aku merasakan indahnya jatuh cinta, tak peduli orang - orang yang berada disekitar. walau kadang seperti di tertawakan karena membuat diri jadi tak sadarkan diri, itu lah cinta. di samping mu lah aku merasakan kenyamanan tiada tanding, dan kasih sayang mu lah yang buat aku seseorang yang sangat berarti. sungguh aku sangat orang yang beruntung di dunia ini.
          seperti dirimulah orang yang aku cari dan sekarang telah ku miliki dan hanya pada mu lah hati ini ku titipkan, yang mampuh memenuhi semua keluhan jiwa, dan bertanggung jawab atas keutuhan raga ini.
          kelengkapan hadirnya diri mu membuat aku mampuh berdiri ke tengah banyaknya orang yang ingin menghancurkan hubungan yang indah ini, dan hanya tatap mata mu yang membuat aku percaya kalau hanya dirimu takkan berpaling dari ku.

          seakan hati ini udah merasakan sangat yakin karena hubungan ini kita lalui sudah hampir 2 tahun. dan engkau lah orang yang akan menjadi pendamping yang baik dan bisa menjadi imam ku kelak, dan hanya rencana itu lah, kembalinya kepada allah untuk berserah diri agar bisa bersamamu selamanya.
          cukup singkat sekali hubungan yang indah ini aku rasakan, minggu pun berlalu dan seakan hanya tadi malam aku merasakan indahnya memilikimu, tapi kau bagaikan debu yang terhembus angin engkau pun berlalu tak meninggal kan sepatah kata pun, sungguh aku tak percaya engkau begitu cepat melupakan indahnya hari yang berlalu 2 tahun itu.
         
untuk mengatakan selamat tinggal pun tak ada kesempatan, perpisahan yang sangat tak bisa aku terima dan aku benci pada semua orang mengatakan dia yang terbaik dan hancurnya diriku membuat ku tak bisa berpikir jernih yang bisa aku lakukan saat itu adalah menangis dan menangis, tertawa sendiri mengingat indahnya pada waktu bersamamu.
          masih minggu yang sama, ku lalui hari ku dengan penuh kehancuran, dan kekecewaan  yang mendalam, aku berfikir saat itu tuhan tidak adil pada ku, kenapa dia beri kebahagiaan yang begitu indah dan akhirnya kau beri aku kehancuran, apa guna aku bersujud pada mu dan meminta ampon pada mu kalau hanya hidup ku pedih yang kau beri, dimana sebenarnya dirimu adakah dirimu, kenapa tidak kematian yang kau beri agar aku tak merasakan penderitaan dunia mu, dengan aku yang berdosa telah murkah kepada mu ya allah, hukum aku telah menghina mu, maaf kan aku ya allah yang tidak bisa mengendalikan emosi ini. 

         tak pernah ada niat mengatakan itu semua tapi itu lah yang aku rasakan ketika engkau pergi dari yang tidak tahu dimana letak kesalahan ku, hari demi hari ku lalui begitu saja, yang tiada hentinya menangis dan menangis, hampir sebulan hari - hari ku alami dengan kesedihan, cukup lama aku bisa berdiri dan kembali beraktifitas lagi, terkadang penyembuh hati yang luka adalah kita sendiri, nasehat demi nasehat yang di beri orang-orang yang berjasa, perlahan-lahan hati mulai menerima kenyataan dan mulai belajar dari kekalahan.
          ternyata yang kemarin itu adalah pelajaran hidup yang berharga, hanya orang hebat lah yang bisa melewatinya dan sanggup merasakannya, dan orang yang gagal dalam melewati itu semua adalah  yang sampai terganggu kejiwaannya atau mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, dan aku adalah orang yang beruntung sedunia, dan sampai saat ini aku tak mengingat sedikit pun bagaimana aku bisa jadi sekarang ini, berfikir positif , tawa yang tulus, dan prinsip yang kuat untuk tidak mengenal cinta sampai akad yang menghalalkan kami.
          "indahnya jatuhnya itu, tapi benci jika aku mengingat semuanya, semua hanya mimpi indah awalnya, dan sampai akhirnya mimpi buruk, itu Lah cinta, cukup kuat coba saja agar bisa bercerita seperti saya, cukup buat kita pintar yang tidak nalar sampai kita bisa mengerti":D hehehe,,, 


         




Tidak ada komentar:

Posting Komentar